Review: Membaca Identitas dalam Kekuasaan

Membaca karya Imam Mujahidin Fahmid, seorang akademisi, yang juga ‘pekerja lapangan’ (karena pengalaman suksesnya di berbagai bidang), terasa bagaikan membaca sebuah karya yang kompleks, rumit, dan agak sukar dicerna oleh orang biasa. Hal ini terjadi, mungkin karena terlihat saling tumpuknya pengalaman akademik dan berbagai latar belakang lapangan Imam, sehingga membaca jalan pikirannya saja (atau karena karya ini sejatinya adalah disertasi doktoralnya), kita yang orang biasa saja ini, mengalami kerepotan yang luar biasa. Akan tetapi demi munculnya beragam makna dan interpretasi atas karya beliau, maka saya mencoba menyederhanakannya dengan cara membacanya sebagai berikut dibawah ini.

Read more